Site Network:

Home

DetikNews

Kompas

Inilah.Com

Liputan6

  • 235 Kios Pasar Wado di Sumedang Ludes Terbakar

    Kebakaran terjadi di Pasar Wado, Sumedang, Jawa Barat, tadi malam. Besarnya kobaran api serta kencangnya tiupan angin membuat sekitar 235 kios di pasar tersebut hangus terbakar. Para pedagang tidak mampu berbuat banyak dan hanya berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

    Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Selasa (2/9/2014), api yang menjalar begitu cepat membuat para pedagang tidak sempat menyelamatkan barang dagangan mereka. Bahkan petugas pemadam kebakaran juga mengalami kesulitan karena jauhnya sumber air dari lokasi. Api baru bisa dipadamkan 2 jam kemudian.

    Menurut para pedagang, diduga kebakaran terjadi akibat hubungan pendek arus listrik di salah satu kios. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun pedagang mengalami kerugian mencapai miliaran rupiah.
     
    Sebelumnya, kebakaran juga kembali terjadi di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa siang. Kebakaran diduga kuat dipicu kecerobohan pekerja las. Percikan bunga api dari proses pengelasan diduga mengenai baju-baju bekas yang berserakan di lantai 2 sisa kebakaran pada 25 April silam.

    Akibatnya, proses pengerjaan renovasi bangunan Blok 3 Pasar Senen akibat kebakaran beberapa bulan lalu terhenti. Para pekerja panik dan berlarian meninggalkan bangunan yang tengah mereka renovasi.

    Api baru bisa dipadamkan setengah jam kemudian setelah 6 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan. Akibat peristiwa ini, ruas jalan di sekitar pasar sempat macet. Aktivitas renovasi pasar pun untuk sementara dihentikan.

    Sebelumnya, Blok 3 Pasar Senen, Jakarta Pusat terbakar hebat pada 25 April silam. Api yang terlihat sejak subuh itu masih terus menyala hingga berjam-jam kemudian. Kebakaran ini membuat ribuan pedagang kehilangan kios mereka. (Ado)

    Baca juga:

    2-9-1666: 'Ramalan' Terbukti, Kebakaran Besar Melanda London

    Jokowi Minta Kapal Paus I yang Terbakar Dikandangkan

    Cegah Kebakaran, Dinas Pemadam DKI Gelar Simulasi di Tambora

  • Demi Welbeck, Arsenal Lewatkan Striker Belanda

    Arsenal melewatkan kesempatan bagus merekrut penyerang asal Belanda Klaas Jan Huntelaar dari Schalke 04 di hari terakhir bursa transfer musim panas 2014. Padahal Huntelaar bisa direkrut dengan harga cukup murah.

    Junge Welt melaporkan Arsenal sempat menghubungi Schalke pada Senin 1 September untuk menanyakan nilai transfer Huntelaar. Diyakini Schalke bersedia melepas Huntelaar dengan bandrol 16 juta euro.

    Namun negosiasi tidak berlanjut setelah manajer Arsenal Arsene Wenger memilih fokus mengejar striker Manchester United Danny Welbeck. The Gunners akhirnya mendapatkan Welbeck.

    Untuk mendapatkan Welbeck, Arsenal harus mengeluarkan dana lebih banyak ketimbang Huntelaar. Mereka membayar MU senilai 16 juta pound.

    Keputusan Wenger membeli Welbeck ketimbang Huntelaar memang agak mengejutkan. Padahal Arsenal lebih butuh penyerang murni semacam Huntelaar ketimbang Welbeck.

  • Ketua Bawaslu Maluku Kepergok Main Judi

    Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu memanggil Ketua Bawaslu Maluku, Barnabas Dumai Manery terkait adanya laporan bermain judi di kantor

  • KPK Kembali Periksa Mantan Wakorlantas Didik Purnomo

    Didik Purnomo diperiksa sebagai tersangka terkait kasus perkara korupsi proyek pengadaan Driving Simulator SIM

  • Florence Sihombing: Saya akan Terima Keputusan dari UGM

    Florence Sihombing yang menjadi tersangka dan sempat mendekam di tahanan Polda DIY mengaku akan menerima sanksi yang akan diberikan pihak Fakultas Hukum UGM. Sebelumnya Florence menjalani sidang Komite Etik Fakultas Hukum UGM selama 3 jam.

    Keputusan sanksi yang akan diberikan kepadanya baru akan diumumkan hari ini, Rabu (3/9/2014), oleh pihak Komite Etik. Florence sendiri menegaskan siap menerima sanksi apa pun yang akan diberikan kepadanya.

    "Sesuai dengan Dekan tadi sebutkan. Pada hasil final kalau saya telah diberikan kesempatan membela diri maka sanksinya akan saya terima," kata Florence di Kampus UGM, Selasa 2 September 2014.

    Usai penangguhan penahanan pada Senin lalu, Florence mengaku sangat nyaman dan tidak lagi mendapat teror dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia pun telah menyatakan penyesalannya terkait kasus yang dialaminya kepada masyarakat.

    "Karena kami sudah tidak berhubungan luar lagi. Jadi saya tidak alami langsung teror-teror dan saya dalam keadaan aman. Saya menyesal, saya nggak pernah menginginkan sampai seperti ini," ujar Florence.

    Dia juga kembali meminta maaf kepada masyarakat. Bahkan, ia telah mengakui kesalahan dan menyatakan penyesalannya. "Saya harus mengakui dan saya menyesal dan benar-benar minta maaf atas apa yang saya lakukan," ujar Florence.

    Sementara itu Dekan Fakultas Hukum UGM, Paripurna mengatakan pihak UGM akan memberika kesempatan kepada Florence untuk melakukan pembelaan diri terkait kasus ini. Usai pembelaan diri itu keputusan sanksi baru diberikan.

    "Putusan belum kami sampaikan. Kesempatan membela diri harus diberikan sebelum keputusan dijatuhkan," ujar Paripurna.

  • Tertarik Program Maritim, Investor Korea Datangi Jokowi

    Presiden terpilih Joko Widodo alias Jokowi menerima kunjungan para pengusaha asal Korea Selatan. Kedatangan mereka untuk menyampaikan ketertarikan berinvestasi di Indonesia, terutama terkait pembangunan infrastruktur laut yang juga menjadi fokus Jokowi selama 5 tahun memimpin Indonesia.

    ‎"Kita membahas soal isu maritim, para investor tersebut tertarik untuk galangan kapal, kapal tanker, kapal kontainer, kapal selam," ujar Jokowi sesaat sebelum meninggalkan Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (2/‎9/2014‎).

    Menurut Jokowi, beberapa investor itu di antaranya berasal dari perusahaan yang bergerak di bidang teknik mesin, pengadaan barang, dan konstruksi kapal yaitu PT Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME).

    Dalam pertemuan itu, Jokowi mengaku para investor tertarik dengan ide dan konsep maritim yang telah digagasnya. Maka itu mereka serius ingin berinvestasi di Indonesia. "Tadi ke sini ya pastinya ingin (investasi). Semua perusahaan kapal. Perusahaannya DSME," ucap dia.

    Namun Jokowi enggan membeberkan nilai investasi mereka. Yang jelas pembangunan jalan tol laut membutuhkan dana yang besar dan perlu menggandeng pihak swasta baik asing maupun lokal.

    "Kalau jumlahnya gede banget. Nanti kita bicara. Saya nggak mau mendahulukan. Kalau saya paling penting mereka percaya dan bergerak melaksanakannya," ucap dia.

    Kendati demikian, Jokowi mengingatkan para calon investor tersebut agar turut melibatkan BUMN dalam berinvestasi di Indonesia. "Ini baru bicara. Tapi ya, mereka tertarik (berinvestasi) dan itu harus (saya) joinkan dengan BUMN kita dan swasta kita," tandas Jokowi. (Ado)

    Baca juga:

    Jokowi Diminta Jual Pesawat Kepresidenan SBY, Ini Reaksi Menkeu

    Jokowi Bahas Opsi Kenaikan Harga BBM Usai Pelantikan

    Ini Hasil Pertemuan Tim Transisi Jokowi-JK dengan Wapres Boediono

  • Bocornya Limbah Beracun Dari Pertambangan Tembaga

    Peternakan sapi dimexiko merugi akibatnya dari polusi limbah dari pertambangan tembaga.

  • Pasar Wado di Sumedang Terbakar

    Ratusan kios di Pasar Wado terbakar sangat cepat. Sumber air jauh, sehingga terhambat dalam pemadaman api tersebut.

  • Pasar Senen Terbakar Lagi

    Sedang direnovasi blok 3 Pasar Senen ini tiba - tiba langsung terbakar hebat. Diduga api berasal dari percikan las.

  • Tersangka SMAN 3 Kembali Ditahan

    Orang tua kesal karena anaknya ditahan lagi. Menurut orang tua mereka anaknya hanya korban.


Warning: Parameter 2 to frontpage() expected to be a reference, value given in /home/agulnet/public_html/includes/Cache/Lite/Function.php on line 100